Milenial Berbicara Tentang Hari Kelahiran Pancasila : “Aku Nggak Ingat”

Belitang, 2 Juni 2020
Kemarin, tanggal 1 Juni 2020, adalah peringatan Hari Kelahiran Pancasila yang di peringati Bangsa Indonesia setiap tahunnya. Sebagaimana yang telah kita ketahui, Hari Kelahiran Pancasila merupakan peringatan besar dan sebuah tanggal bersejarah yang berhubungan dengan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Pada saat ini, ada banyak cara untuk memperingati hari-hari besar nasional yang ada di Indonesia.

Pada zaman milenial yang didukung dengan fasilitas teknologi yang lebih maju, memperingati hari-hari besar bahkan dapat dilakukan secara daring sambil rebahan. Misalnya, memposting poster peringatan di akun sosial media dengan caption berbau nasionalisme dan patriotisme. Tapi, selain posting poster, video dan peringatan lainnya, apakah teman-teman benar-benar mengingat hari-hari besar nasional tersebut?

Jika besok adalah hari ulang tahun kita, saat bangun tidur, hal yang terlintas pertama kali adalah hal tersebut bukan? Berbeda rasanya jika itu ulang tahun teman atau bahkan orang lain, terkadang kita tau dan justru mengingatnya setelah melihat postingan dari orang lain. Karena itu Tim Redaksi Prima telah mewawancara 10 pelajar yang saat ini sedang berkutat dengan SFH untuk membahas hal seputar Hari Kelahiran Pancasila dan Nasionalisme. Ayo kita simak!

  • Apakah kalian ingat kalau hari ini adalah Hari Kelahiran Pancasila?

7 dari 10 orang yang di wawancara menuturkan bahwa mereka ingat. Wah keren sekali teman-teman kita ini ya. Loh, kok 3 orang lainnya bisa lupa sih hihi. Tapi, mereka beneran ingat atau karena di ingatkan oleh status ya? Oleh karena itu, kita mengajukan pertanyaan berikutnya.

  • Apa alasan yang membuat kamu ingat?

Dari pertanyaan ini, hasilnya langsung berbalik. 7 dari 10 orang, termasuk yang menjawab tidak ingat untuk pertanyaan pertama, menjawab bahwa mereka ingat karena melihat postingan peringatan di sosial media, wah sama saja dong. Misalnya teman kamu ulang tahun, dan kamu ingat hari ulang tahun nya setelah melihat postingan orang lain, pasti beda kan dengan yang betul-betul ingat dari hari sebelumnya. Tapi, ada narasumber yang berkata bahwa dia ingat karena selalu memasang peringatan dikalender ponsel genggamnya, jadi sebelum hari H, dia sudah mendapat alarm peringatan. Wah patut dicontoh teman kita ini.
Mutiara Ani Sabina dari kelas XI IPA 3 menuturkan “Inget ya karena H-78 itu hari proklamasi dan juga saya selalu menghidupkan alarm”. Tips dari Mutiara bisa dicoba nih biar teman-teman tidak lupa dengan peringatan hari besar lainnya.

Mutiara Ani Sabina
  • Mungkin banyak yang lupa karena karantina, kalau dihari biasa, apakah teman-teman ingat?

Dari pertanyaan ini, semuanya menjawab ingat. Artinya, karantina seperti ini memang membawa efek untuk lupa tanggal ya hihi. Ketua OSIS Angkatan 17, Gilang Pratama, menuturkan, “Ingat karena juga biasanya ada persiapan untuk mempersiapkan upacara untuk lahirnya pancasila”. Wah jawabannya benar-benar ketos-able ya. Mungkin juga ini alasan teman-teman lain ingat, karena biasanya sebelum hari H, selalu ada peringatan dari sekolah untuk upacara dan acara yang dipersiapkan oleh Kepengurusan OSIS juga. Jadi kangen sekolah kan!

Gilang Pratama
  • Dalam keadaan karantina ini, apa yang dilakukan untuk memperingati Hari Kelahiran Pancasila?

Kalau biasanya selalu ada peringatan dengan upacara bendera, dalam keadaan seperti ini masih banyak hal positif yang bisa dilakukan loh. Salah satu alumni SMAN 1 Belitang, Annam Mustofa berkata bahwa dia memperingati Hari Kelahiran Pancasila dengan menonton Youtube. Pastinya kita menonton konten dalam negeri ya teman-teman. Ada banyak loh channel Indonesia dan Youtuber Indonesia yang memberikan edukasi dan konten sehat. Kita harus mendukung konten-konten seperti itu sebagai bentuk sederhana dari perwujudan nasionalisme kita.
Maya Gustia dari kelas X IPA 2 juga punya cara milenial untuk memperingati Hari Kelahiran Pancasila. “Aku ikut antusias memosting ucapan selamat hari kelahiran pancasila dimedia sosial” tuturnya saat diwawancarai oleh Tim Redaksi Prima. Ada banyak sekali cara sederhana untuk memperingatinya ya teman-teman.

Annam Mustofa & Maya Gustia
  • Bisa ceritakan sejarah Hari Kelahiran Pancasila yang kamu tau?

Dari 10 orang, 5 diantaranya mengaku lupa. Tapi masih ada juga yang ingat, misalnya Githa Nadia Putri dari kelas XI IPA 5 dan Gustin Armunanti dari kelas XI IPA 2 berikut penjelasan singkat mereka.
“Yang aku tau tanggal 1 Juni ditetapkannya sebagai hari lahirnya pancasila bukan karena disahkannya pancasila. Pada tanggal 1 Juni, Ir.Soekarno pertama kali mencetuskan pancasila. Panca artinya lima dan sila artinya dasar. Rumusan Soekarno tersebut masih melaui proses lagi dan akhirnya menjadi pancasila disahkan tanggal 22 Juni 1945 dari piagam Jakarta” tutur Gustin.

Githa juga memberikan penjelasan singkat saat ditanyai oleh Tim Redaksi Prima.
“Pancasila itu pertama kali dicetuskan oleh Ir. Ir .Soekarno saat rapat BPUPKI untuk menentukan dasar negara pada rapat kedua tanggal 1 Juni karena pada rapat pertama 29 Mei itu belum dapat hasil. Gagasan yang dicetuskan Soekarno saat itu dinamai pancasila. Itu sih seinget aku”.

GithaNadia Putri & GustinArmunanti
  • Menurutmu, apasih nasionalisme itu?

Sebagaimana yang kita tahu, bahwa nasionalisme adalah rasa cinta kepada tanah air. Dan pastinya teman-teman kita ini juga tau mengenai hal itu dan punya pendapat personal. Berikut beberapa diantaranya.
“Nasionalisme merupakan jiwa bangsa Indonesia yang akan terus melekat selama bangsa Indonesia masih ada” tutur Berta Fionityas Putri dari kelas X IPA 3. Adilla Donny Pratama dari kelas XI IPS 1 bahkan berkata bahwa nasionalisme adalah rasa yang akan menciptakan kebersamaan. Nasional versi teman-teman bagaimana?

Adilla Doni Pratama & Berta Fionityas
  • Ada pesan untuk teman-teman selama masa karantina supaya tetap menjaga rasa nasionalisme?

Dalam keadaan seperti Ini, pastinya teman-teman punya cara sendiri untuk memupuk rasa cinta terhadap tanah air. Teman-teman kita juga punya jawaban yang beragam. M. Ghoni Raihan dari kelas XI IPA 1 mengatakan, “Kalo aku pas denger lagu lagu wajib indonesia itu jadi tambah mencintai tanah air ini. Jadi buat temen-temen banyakin mendengarkan lagu wajib Indonesia”
Bisa dicoba nih teman-teman, jadi kita tidak cuma mendengar lagu wajib saat upacara bendera saja ya.
Avinda Ghaniya dari kelas X IPS 3 juga menitipkan pesan untuk teman-teman supaya bisa menjaga rasa nasionalisme selama karantina. “Kalau nonton Youtube, atau apapun disosial media, coba lihat konten Indonesia, ada banyak konten yang bisa mengedukasi dan membuat kita merasa lebih bangga dan cinta dengan tanah air. Itu yang aku lakukan sih, walau masih suka nonton konten luar negeri, aku tetap ngikutin konten Indonesia, contohnya yang lagi rame sekarang, lagu Lathi” tututnya saat diwawancarai oleh Tim Redaksi Prima.

M.Ghoni Raihan & Avinda Ghaniya

Teman-teman juga punya cara lain tidak untuk memupuk rasa nasionalisme? Ada banyak cara yang bisa dilakukan dengan cara sederhana. Hal-hal yang mungkin kita abaikan, kadangkala bisa menjadi bukti nyata dari rasa nasionalisme itu sendiri. Selamat Hari Kelahiran Pancasila! Ingat pasang alarm untuk 17 Agustus, dan hari besar berikutnya!

  • Jurnalis : Cinde Arsya Servia, Dyan Syafi’i, G.A.P Nanda Riasticha
  • Redaktur : Sinar Hayati Marega
  • Editor : Arya Satria

Add Comment