Pengukuhan GPPC Angkatan 13, Kalian Harus Lebih Baik

Belitang – 24 November 2019 Marching Band SMA Negeri 1 Belitang, Gita Prima Persada Cailendra (GPPC) angkatan 12 menyelenggarakan pengukuhan calon anggota GPPC angkatan 13 sejumlah 39 anggota. Panitia kegiatan ini berasal dari anggota GPPC angkatan 12 sendiri dengan jumlah 32 anggota, ketua pelaksana kegiatan ini adalah Ramadhani Audi Pratama. Pembina Marching Band, Bapak Agung Subaryanto turut hadir dan ikut menyukseskan kegiatan ini. Persiapan kegiatan membutuhkan waktu selama dua minggu sebelumnya, dana yang dikeluarkan sejumlah Rp.800.000 yaitu untuk biaya makan dan keperluan lainnya. Kegiatan dimulai sejak pukul 06:30 hingga 17:30 WIB.

Pukul 06:30 WIB terlihat calon anggota GPPC angkatan 13 dibariskan dilapangan utama SMA Negeri 1 Belitang. Kegiatan ini diawali dengan sarapan bersama, setelah itu pemanasan yaitu lari mengelilingi lapangan utama. Selanjutnya adalah pembagian kelompok dengan jumlah 7 kelompok, setiap kelompok berjumlah 5-6 anggota. Kemudian masing-masing kelompok diberi tugas membuat yel-yel sebagai ciri khas setiap kelompok dan ditampilkan di depan kakak-kakak GPPC angkatan 12. Setiap kelompok diberi nyawa berupa satu butir telur,gambar lambang GPPC dan air didalam plastik. Itu semua diibaratkan seperti nyawa mereka, mereka harus menjaga telur tersebut seperti halnya menjaga nyawa mereka sendiri. Agenda selanjutnya adalah melewati pos-pos. Agenda in bisa dibilang sulit karena disini mereka benar-benar diuji dari fisik hingga mental mereka. Sebanyak 5 pos yang harus mereka taklukkan tatangannya. Kelima pos tersebut adalah:

Pos Pertama
berlokasikan dipinggir jalan arah Tuguarum, pos ini merupakan pos kekompakan. Disini setiap kelompok diberi tantangan mengangkat ember yang berisi air menggunakan kaki secara bersama-sama. Panitia yang menunggu pos ini adalah kak Dini, kak Wini, kak Jarne, kak Alya, dan kak Cherly.

Pos Kedua
berlokasikan di Talangogan, pos ini merupakan pos permainan. Sebelum bermain setiap kelompok harus menyerahkan nyawa mereka berupa gambar lambang GPPC kepada panitia penunggu pos ini. Dengan konsekuensi, jika kalah dalam permainan ini maka nyawa tersebut tidak dikembalikan. Panitia yang menunggu pos ini adalah kak Salsa, kak Puja, kak Nando dan kak Chindy.

Pos Ketiga
berlokasikan di sawah Talangogan, pos ini merupakan pos perjuangan. Disini mereka diberi tantangan merayap melewati aliran sungai kecil. Sesuai dengan nama pos ini, disini mereka harus berjuang untuk bisa melewati tantangan ini hingga baju yang mereka kenakan basah,walaupun demikian semangat dan rasa suka cita terpancar dari wajah-wajah mereka. Panitia yang menunggu pos ini adalah kak Satria, kak Nindi, dan kak Putri. Setelah itu, mereka kembali ke Sekolah dengan berjalan ditambah lagi udara yang sejuk dan segar, itu membuat semangat mereka semakin membara.

Pos Keempat
berlokasikan di depan mimbar lapangan utama SMA Negeri 1 Belitang, pos ini merupakan pos koreksi kesalahan. Disini mereka diuji mental, hingga menangis, mereka harus menyadari kesalahan mereka selama kurang lebih setahun berlatih di GPPC.

Pos Kelima
berlokasikan di parkiran SMA Negeri 1 Belitang, pos ini merupakan pos fisik dan mental. Disini mereka harus mempertanggungjawabkan nyawa yang seharusnya dijaga tadi dengan cara merayap sambil disiram air.

Setelah melewati po-pos, calon anggota GPPC angkatan 13 berganti pakaian dan melakukan makan siang bersam-sama. Setelah itu, calon anggota GPPC angkatan 13 diberi tugas mencari benda yang berhubungan atau mirip dengan alat yang dipegang masing-masing, kemudian mereka bermain alat di depan kakak-kakak GPPC angkatan 13 dan pembina GPPC.

Calon Anggota GPPC Angkatan 13 Makan Siang Bersama

Agenda terakhir adalah serah terima alat, kakak-kakak GPPC angkatan 12 berdiri didepan calon anggota GPPC angkatan 13 untuk memberikan wejangan dan amanat. Rasa sedih dan haru bercampur bahagia begitu dirasakan, calon anggota GPPC angkatan 13 menangis bahagia, disisi lain mereka bahagia telah sah menjadi anggota GPPC tapi disisi lain juga mereka harus melepas kakak-kakak GPPC yang selama kurang lebih satu tahun ini telah banyak memberikan pengajaran dan pengalaman yang begitu mengesankan.

Serah Terima Estafet Kepemimpinan kepada Ketua Umum GPPC Angkatan 13, Muhammad Hafiz Arkan

Selanjutnya, tim Jurnalis Redaksi Prima berkesempatan mewawancarai Dea Eriskha selaku Ketua Umum GPPC Angkatan 12. Kak Dea menitipkan harapan dan pesan untuk anggota GPPC angkatan 13, “Harus lebih baik dan sukses dari kakak-kakak sebelumnya, pesannya jangan takut gagal, kalian itu bisa.” Ujar Kak Dea.

Jurnalis : Anggita, Atma, Cepi, Isya, Adinda

Redaktur : Sindi Mei Marantika

Editor : Arya Satria

Add Comment