Penuhi 8 SNP, SMA Negeri 1 Belitang Mendapat Predikat SMA Zonasi

Belitang – 08 November 2019 merupakan hari ke-2 acara “Pendampingan Program SMA Zonasi Tahun 2019 dari Direktorat PSMA di SMA Negeri 1 Belitang” kegiatan ini dihadiri oleh 2 pendamping, yaitu Ibu Sri Nur Mulyati, S.Pd, M..M. dari SMA Negeri 26 Bandung  dan Ibu Susi Nurul Fitri, M.Pd. dari SMA Negeri 1 Bandar Lampung.

Sekolah zonasi merupakan sekolah yang memiliki banyak prestasi dan bisa menularkan prestasi-prestasi nya terhadap sekolah-sekolah yang termasuk ke dalam zonasinya, dan SMA Negeri 1 Belitang dianggap layak mendapat predikat sekolah zonasi dengan banyaknya prestasi dan program-program unggul yang dimiliki oleh sekolah kita ini.

Untuk mendapat predikat sekolah zonasi ada 8 standar yang harus tercapai, yaitu:

  1. Standar Isi
  2. Standar Kompetensi Lulusan
  3. Standar Proses Pendidikan
  4. Standar Saran dan Prasarana
  5. Standar Pengelolaan
  6. Standar Pembiayaan Pendidikan
  7. Standar Penilaian Pendidikan
  8. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Bapak/Ibu Guru dan Staff SMA Negeri 1 Belitang Berfoto Bersama Ibu Pendamping SMA Zonasi

Sebelum Ibu Sri dan Ibu Susi pulang, tim redaksi bekesempatan untuk mewawancarai beliau. “SMA Negeri 1 Belitang bersih dan luas, siswanya rapi-rapi dan disiplin.” Kesan Ibu Sri saat pertama kali memasuki SMA Negeri 1 Belitang.

Kriteria untuk mendapatkan predikat SMA zonasi adalah memenuhi 8 standar SNP (Standar Nasional Pendidikan) yang sudah disebutkan diatas tadi, dan sudah menjalankan MBS (Manajemen Berbasi Sekolah). MBS adalah proses mengelola sumber daya secara efektif untuk mencapai tujuan yang memberikan otonomi lebih besar kepada sekolah dan mendorong pengambilan keputusan partisipatif secara langsung semua komponen warga sekolah, yaitu; kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, dan masyarakat. Selain itu, sekolah yang dituju harus memiliki prestasi-prestasi dan program sekolah unggulan yang bisa dihimbaskan kesekolah lain.

Sistem zonasi ini diterapkan sebagai upaya pemerintah untuk memberikan pemerataan pendidikan pada seluruh masyarakat, sehingga kualitas setiap sekolah itu sama. Di Indonesia terdapat 650 sekolah yang sudah dijadikan sebagai SMA zonasi, dan diharapkan sekolah-sekolah ini bisa membantu pemerintah dalam upaya pemeretaan kualitaa pendidikan tiap sekolah.

Bagi SMA Negeri 1 Belitang ditetapkan sebagai SMA zonasi suatu penghargaan dari pemerintah dalam melaksanakan pendidikan bermutu. Dan menjadi motivasi untuk selalu berinovasi dan berprestasi dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan siswa.

Dalam kesempatan ini, Ibu Sri dan Ibu Susi memberikan pesan untuk seluruh guru dan siswa-siswi SMA Negeri 1 Belitang, “Teruslah berusaha untuk menjadi yang lebih baik, jangan puas dengan apa yang sudah dimiliki sekarang, berusaha menjadi lebih baik dan lebih baik lagi sehingga potensi yang kita miliki lebih optimal lagi. Jangan lelah, harus mau dan memiliki kemampuan untuk berbagi dengan yang lain, karna SMA itu supaya Maju Bersama Hebat Semua.” Ujar Bu Sri.

Ibu Susi juga memberikan pesan melalui penekanan dari pepatah yang sudah sering kita dengar, yakni “Mempertahankan itu lebih sulit daripada mendapatkan, jadi jangan bangga dengan apa yang kamu miliki sekarang, karna perjuangan yang sesungguhnya terletak pada saat kamu mempertahankan bukan mendapatkan, dan maju bersama-sama supaya hebat semua.”

Sebelum mengakhiri wawancara, tim redaksi menyampaikan sebuah pantun untuk kedua ibu pendamping.

Geplak cemilan ciri khas Bantul

Rasanya manis harganya murah

Tim pendamping mantab betul

Sejuk dan kesan sangatlah ramah

Jurnalis: Adinda, Cinde, Desilva, Dyan Syafi’I, Nanda

Redaktur: Nadya Erpina Putri

Editor: Grahadi Ganang Aditya       

Add Comment